Cerita 1 .....
di sebuah gedung yang tinggi.
Andai aq mempunyai arti hidup di dunia ini, maka aq tidak akan berdiri di sini. andai semua apa yg aq harapkan, aq tak ingin terlahir di dunia ini.
***
Langit gelap, seolahtaksatupun orang yang peduli akan gelapnya perasaan q. Udara dingin menusuk tubuh q seolah menghina nasib q. aq berdiri setinggi perasaan q yang hancur. di antara langit" gedung yg tinggi di kota ini. Akankah aq melompat untuk melepaskan semua beban dalam hidup q??
" Ayah di manakah kau ketika aq ingin bertanya?"
" Ibu di manakah kau berada saat aq ingin memelukmu?"
Semua seolah menjauh!!!!!
***
Aq bernama " Orimura Nanami " aq bersekolah di High School Otaku usia q beranjak 18 th. aq tidak mempunyai banyak kelebihan, yang aq punya adalah hidup q yang tidak begitu menyenangkan. cukup perkenalannya..
aq lanjutkan lagi...
***
Langkah q menuju akhir hidup q sudah di mulai. aq membenci hidup q.
"BRENGSEEK!!!"
Jeritan hati itu hanya bisa di dengar oleh q seorang. langkah q menuju akhir hidup q semakin dekat.
tarikan napas serta detak jantung q terasa semakin cepat, tinggal beberapa langkah lagi semuanya akan lenyap.
"WOW , seru banget!!!" sebuah suara membuat langkah q terhenti.
"Siapa kau..?!" tanya q geram.
"Ngga penting untuk kau tau. Yg penting aq bntar lagi menyaksikan kejadian yg seumur hidup q baru aq lihat" jwab pria itu.
"mak..maksud-mu?!!"
"hahaha... kmu mau..." pria itu membuat isyarat melompat dengan gerakan tangan.
"HUH... kenapa kau ad di sini!!"
"hahaha.. rahasia dong."
"Sudah!!! jangan ganggu, pergi Sana!!! masih banyak tempat kosong kan?!"
"ohh,, jangan salah, aq tidak ingin melakukan hal yg konyol yg ingin kau lakuin."
"Sudah!! Pergi sana!!!"
"oppss,, ok deh, aq mau jauh-jauh liatnya....oh iy, ad yg mau di sampaikan tidak? sebelum kau mati?"
q terdiam sesaat.
"oh tidak ad ya?? ya sudah-lah."
"tunggu.. ini, aq tidak ingin mati membawa kalung pemberian ibu q. aq tdak ingin dia sedih. tolong berikan padanya."
"Haa!!! aq aja tidak tau siapa ibumu, bgmana aq memberikannya?!" protes pria itu
"oh iy aq lupa, aq tuliskan alamat rumah q dulu." sambil mengeluarkan nota kecil.
"BAHH!!! kmu mau mati aja, masih membuat susah aq aj!?"
"maaf,, karena hanya ad kmu di sini.. siapa nama-mu?"
"penting kah?!"
"aq hanya ingin berterima kasih, setidaknya aq mengetahui nama dari orang yg membantu q."
"nama q Tetsu Maki."
"Maki. tolongkasih ini ke ibu q."
"ok, serahkan pada q. tapi, aq juga ingin menitipkan sesuatu pada mu."
"hah!!! aq kan mau mati? kok nitip pada q?!!"
"nanti kan kmu brtemu malaikat, jdi tolong sampaikan surat ini padanya."
"memang maklaikat ad??"
"siapa yang tau kan?"
"ok deh, mana?"
"tolong jangan di buka y, aq tdk akan memaafkan mu."
"iya sini."
"sip,, baiklah silahkan lanjutkan, aq tidak sabar menonton-nya."
***
saat ini aq ragu untuk melompat.
"hmmm,, klo benaran lompat, matinya sakit ngga sih?!"
"Muahahahah!!! Begini nih jadinya klo orang bodoh mau bunuh diri."
"aq benaran bertanya serius!!!"
"oke deh kalau begitu aq ingin menceritakan 1 cerita. mungkin akan merubah pandangan mu."
***
Pernah ad pria muda pecandu narkoba yg frustasi akan hidupnya.dia adalah anak orang kaya dan selalu bisa mendapatkan apa yg di harapkannya. orang tuanya sibuk berbisnis, sampai" dari kecil hingga dewasa dia sama sekali tidak di perhatikan oleh kedua orang tuanya.
begitu memasuki pergaulan yg bebas di sekolahnya, pria itu mulai iseng pergi ke suatu diskotik,karena tidak ad yg memperhatikannya. setelah sekian lama memasuki dunia diskotik, sang pria mulai tidak kembali ke rumah. oleh karena itu tidak heran bila dia memasuki dunia narkoba.
karena dia kaya dia bisa mendapatkan barang itu dengan mudah. setelah beberapa lama kedua orang tuanya tau. kedua orang tuanya bertengkar dan saling menyalahkan, namuntidak ada tindakan yg di tujukan kepada anaknya. kedua orang tuanya seakan tidak peduli lagi akan keadan si anak, kecuali hanya memotong uang saku si anak yg begitu besar.
karena tidak mempunyai uang lagi. pria itu mulai memberanikan diri sebagai pengedar narkoba, karena ad bawaan dari sifat orang tua yg jago dalam berbisnis. sekejap saja dia sukses sebagai pengedar. pastinya banyak godaan yg mendekatinya. di antaranya adalah seks bebas.
waktu berjalan begitu cepat, banyak perempuan yg tergoda akan dirinya. dan memutuskan untuk saling bercinta. tidak mengejutkan, bila beberapa bulan kemdian menuntutnya bertanggung jawab atas bayi yg ad di rahimnya. karena cewek itu sering tidur dengan banyak lelaki, si pria itupun cuek.
Baru lewat 1 masalah muncul dengan masalah yang lain. si pria di kagetkan dengan vonis bahwa dia terjakit penyakit virus HIV. penyebabya mungkin karena jarum narkoba? hidupnya benar" sengsara sampai" dia menganggap dunia ini kejam.
"pria itu di landa stress yg tdk dapat di atasinya lagi. dan pada akhirnya dia berlari ke tempat yg sekarang sedang kau duduki."
mala itu udaranya mungkin sedingin ini, entah ap yg di pikirkan itu pria. yg pasti dia ingin semua kekejaman yg di berikan dunia ini kepadanya di akhiri cukup sampai di sini. dia berpikir untuk melompat dari gedung ini sehingga semua orang dapat melupakannya. dengan begitu orang tuanya tidak akan malu lagi mempunyai anak seperti-nya.
dan pada akhirnya pria itu pun melompat. sayangnya dia tidak mati seketika. ketika di bawa ke rumah sakit dia masih sempat bernafas, walau sekujur tubuhnya sudah hancur. dia seakan melihat bahwa kedua orang tuanya sedang menangis di sampingnya. hal yg tidak pernah dia lihat sebelumnya. dan pengakuan dari seorang gadis yg mengaku bahwa dia dihamili oleh si pria, ternyata perempuan tersebut memanfaatkan si pria.
banyak misteri terungkap menjelang kematiannya. si pria sangat menyesal karena kekonyolannya telah melompat dari gedung itu. kenapa dia harus mati untuk menyelesaikan beban hidupnya?
dan yg paling mengejutkan bahwa dari semua itu adalah kenyataan bahwa secara mukjizat dia negatif dari HIV. darahnya tertukar dengan sang teman ketika terjadi razia di sebuah diskotik. penyesalan luar biasa di alami pria itu. namun terlambat. malaikat tersenyum padanya, dan berkata "waktumu sudah tiba...ini keputusan yg kmu ambil untuk melepaskan diri dari dunia."
sebelum kematiannya dia mendengar bahwa orang tuanya ingin membawa si pria pergi bertamasya agar kehidupan si pria dapat merasa bahagia dan akan selalu memperhatikannya.
Andai dia tidak membunuh dirinya sendiri, maka dia akan dapat merasakan semua kebahagiaan itu.
***
"jadi,, hidup cuma sekali Nanami, tidak ad kali kedua."
aq merenung dan memandang lagit, serta berpikir mengapa aq harus mati dengan menghindari beban hidup yg aq alami? mungkin dengan berjalannya waktu semua kehidupan q akan membaik dan berubah menjadi sebuah kenangan yg indah.
"baiklah,, aq mengerti sekarang. aq terlalu bodoh untuk mati di tempat ini."
"terima kasih Maki..."
aq bangun dari duduk q namun saat menatap di depannya Maki tidak ada.
"Maki,, kmu d mana.?!!!" teriak q
Teriakan q mengundang perhatian satpam yg berjaga di tempat itu.
"apa yg kau lakukan di tempat seperti ini larut malam!!"
"saya.. saya.."aq masih bingung mencari keberadaan Maki.
"saya mencari teman saya pak."
"di gedung ini tidak ad orang lain lagi karena sudah tutup. saya kaget begitu mendengar teriakan nona."
"tapi pak.. teman saya tadi ad di sini."
"sudah ya nona, gedung ini sudah tutup. ayo turun!!"
"Tunggu!!" aq mencoba mengingat surat yg di berikan Maki kpdanya.
aq membuka surat yg di berikan Maki pada q. di dlamnya terdapat foto seorang pria. yg tidak lain lagi adalah Tetsu Maki . di balik foto itu terdapat tulisan:
"aq sayang kalian ayah, ibu... maaf kan Maki"
pria bunuh diri yg di ceritakan Maki tidak lain dan tidak bukan adalah Tetsu Maki sendiri.
Cerita Pada Eps 1 selesai n Bersambung!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar